Selasa, 22 Maret 2011

DIA 'MENDERITA', SAMA SEPERTIKU

Seorang kawan, memiliki kisah yang serupa denganku. Dan bisa kubilang dia sama sepertiku, 'kehidupanku baru saja dimulai disini'.

Ketika mencoba mengingat kenangan masa-masa SD dan SMP, sama sekali takada yang kuingat. 'Mungkinkah aku tidak menikmati masa-masa itu?' 'Mungkin saja benar...' Selama masuk hingga kelulusan, tidak semuanya yang kukenal, mungkin hanya beberapa orang. Selalu dipandang "bodoh". Padahal apa, sih definisi "bodoh" itu? Merasa sendiri, tetapi sebenarnya orang-orang sedang mengitariku, duduk di pojok kelas sepi. Tapi semua itu salahku, melepaskan ikatan itu darinya.

Haaahhhh.... dia 'menderita', dan dia sama sepertiku... tapi, sesuatu yang membuatku kagum padanya. Dialah teman pertama yang menginspirasiku, dia orang yang bisa bangkit dari sorrow yang dia alami selama ini. Dia yang mengajakku keluar dari 'labirin kebingunganku' dan ' labirin kebiasaanku' dengan cara yang tidak langsung dan unik. Melakukan hal 'gila' yang orang-orang 'waras' tidak mau melakukannya. Berimajinasi setinggi-tingginya tanpa seorang pun yang bisa memikirkan apa yang dia pikirkan. Thanks to inspired me... senpai...

"Orang tersukses bukan dinilai dari sebanyak apa dia tidak pernah jatuh, tapi sebanyak apa dia bisa bangkit dari keterpurukan".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar